Berita

17 September 2026

DORONG PRODUKTIVITAS AKADEMIK, WORKSHOP PENULISAN BUKU AJAR BER-ISBN & HKI DOSEN SIAP DIGELAR OKTOBER 2026

admin

JAKARTA – Dalam rangka mendorong pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi dan mendukung luaran tridarma dosen, sebuah program akselerasi bertajuk “Workshop Penulisan Buku Ajar Ber-ISBN & HKI Dosen 2026” siap diselenggarakan pada 24 hingga 25 Oktober 2026 mendatang.

Kegiatan yang akan digelar secara hybrid—berlokasi di Hotel Aston Jakarta untuk peserta tatap muka dan melalui platform Zoom bagi peserta daring—ini menargetkan para dosen, peneliti, widyaiswara, hingga mahasiswa pascasarjana dari seluruh Indonesia.

Buku ajar diketahui menjadi salah satu instrumen krusial bagi dosen, bukan hanya sebagai bukti kepakaran, melainkan juga syarat esensial dalam pemenuhan Beban Kerja Dosen (BKD) serta mendongkrak poin KUM untuk kenaikan jabatan fungsional akademik. Namun, proses mengubah materi kuliah menjadi draf buku seringkali menjadi kendala tersendiri di kalangan akademisi.

“Workshop ini dirancang khusus untuk memecah kebuntuan yang sering dialami dosen saat menulis. Banyak dosen yang sebenarnya sudah punya materi Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan materi presentasi yang sangat kaya, namun belum tahu cara mentransformasikannya menjadi naskah buku berstandar pendidikan tinggi,” tulis panitia pelaksana dalam keterangan resminya.

Selama dua hari intensif, peserta tidak hanya diajarkan anatomi buku ajar dan teknik parafrase untuk menghindari plagiarisme, tetapi juga dibekali panduan teknis yang sangat praktis. Kurikulum hari pertama akan fokus pada konversi naskah dan self-editing, sedangkan hari kedua difokuskan pada pengenalan ekosistem penerbitan, syarat pengajuan International Standard Book Number (ISBN) terbaru dari Perpusnas RI tahun 2026, hingga tata cara perlindungan Hak Cipta melalui DJKI Kemenkumham RI.

Acara ini akan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, meliputi Asesor BKD/Tim Pakar Dikti, praktisi perbukuan tingkat nasional, serta konsultan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Menariknya, panitia tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga menyediakan fasilitas pendampingan pasca-acara selama satu bulan penuh. Peserta yang mengambil Paket Bundling bahkan akan difasilitasi penuh mulai dari proofreading naskah, pengurusan ISBN melalui penerbit mitra, hingga terbitnya Sertifikat Hak Cipta (HKI) atas nama dosen yang bersangkutan.

Pendaftaran untuk kegiatan ini masih dibuka hingga 17 Oktober 2026. Bagi para akademisi yang ingin mengakselerasi karya intelektualnya dan memastikan naskahnya terbit secara legal, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan resmi di [www.pendaftaran-workshopbuku2026.com](https://www.pendaftaran-workshopbuku2026.com).

Dengan adanya workshop ini, diharapkan akan lahir ribuan judul buku ajar baru yang berkualitas dari para dosen di Indonesia, yang tidak hanya bermanfaat untuk mahasiswanya, tetapi juga memperkaya khazanah literatur akademik nasional.